Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk Al Qur'an karena hendak bercepat-cepat

Hadist Shahih Riwayat Imam Bukhari

Hadis Tentang Larangan membaca Al-Quran deengan tergesa-gesa, 

Hadist yang di riwayat-kan oleh Imam Bukhari yang merupakan Salah Satu Ahli Hadist yang termasyhur, kitabnya terkenal dengan nama Kitab Hadist Shahih Al Bukhari yang mana nama asli kitabnya-nya Al-Jami Al-Musnad As-Sahih Al-Muktasar min Umur Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam wa Sunanihi.  Kitab hadist nomor satu ini sangat di unggul-kan bahkan kitab hadis yang ditulis Imam Bukhari merupakan Kitab Hadist yang tinggi nilai pangkat derajatnya dan paling baik serta menjadi rujukan hukum setelah Alquran, karena hadis-hadis yang termuat di dalamnya bersambung sanadnya sampai kepada Rasulullah SAW (Nabi Muhamad SAW).

بسم الله الرحمن الرحيم


Bab: Firman Allah Ta'ala: {Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk Al Qur'an karena hendak bercepat-cepat.}


No. Hadist: 6970 

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عَائِشَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي قَوْلِهِ تَعَالَى } لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ { قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَالِجُ مِنْ التَّنْزِيلِ شِدَّةً وَكَانَ يُحَرِّكُ شَفَتَيْهِ فَقَالَ لِي ابْنُ عَبَّاسٍ فَأَنَا أُحَرِّكُهُمَا لَكَ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَرِّكُهُمَا فَقَالَ سَعِيدٌ أَنَا أُحَرِّكُهُمَا كَمَا كَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يُحَرِّكُهُمَا فَحَرَّكَ شَفَتَيْهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ } لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ { قَالَ جَمْعُهُ فِي صَدْرِكَ ثُمَّ تَقْرَؤُهُ } فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ { قَالَ فَاسْتَمِعْ لَهُ وَأَنْصِتْ ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا أَنْ تَقْرَأَهُ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَاهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام اسْتَمَعَ فَإِذَا انْطَلَقَ جِبْرِيلُ قَرَأَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا أَقْرَأَهُ


Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Musa bin Abu 'Aisyah dari Sa'id bin Jubair dari Ibn Abbas tentang firman Allah: '(Jangan kamu gerakkan lisanmu) ' (Qs. Al Qiyamah: 16), Ibnu Abbas katakan, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam merasa sangat kepayahan mengikuti wahyu yang diturunkan sehingga beliau gerak-gerakkan kedua bibirnya." Ibnu Abbas lantas berkata kepadaku, "Maka aku gerakkan keduanya bagimu sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggerakkan keduanya." Sa'id berkata, "Dan aku menggerakkan keduanya sebagaimana Ibnu Abbas menggerakkan keduanya, " maka ia gerakkan kedua bibirnya sehingga Allah menurunkan ayat: '(Jangan engkau gerakkan lisanmu untuk membacanya agar kamu tergesa-gesa, sebab Kewajiban Kamilah yang mengumpulkannya dan membacakannya) ' (Qs. Al Qiyamah: 16-17). Ibn Abbas berkata, 'Mengumpulkan yang dimaksud adalah, mengumpulkan di dadamu, lantas kamu membacanya: '(Maka jika kami telah membacanya, maka ikutilah bacaannya) ' (Qs. Al Qiyamah: 18). Ibn 'Abbas berkata, 'Maka dengar dia baik-baik dan diamlah, kemudian Kami berkewajiban agar kamu mampu membacanya." Ibn Abbas berkata, "Jika Jibril menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau mendengarnya baik-baik, dan jika Jibril telah pulang, maka beliau membacanya sebagaimana Jibril membacakannya."



Hadis Tentang              :  Larangan membaca Al-Quran deengan tergesa-gesa


Hadis Bukhari Bab      : Firman Allah Ta'ala: {Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk Al Qur'an karena hendak bercepat-cepat.}


Di Kutip Dari               : Kitab Hadist Shahih Riwayat Imam Bukhari (HR. Bukhari)


Di Publikasikan Oleh  : Hadist Shahih Bukhari Online 


Kata Hikmah               Allah menurunkan ayat: '(Jangan engkau gerakkan lisanmu untuk membacanya agar kamu tergesa-gesa, sebab Kewajiban Kamilah yang mengumpulkannya dan membacakannya) ' (Qs. Al Qiyamah: 16-17).

0 Response to "Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk Al Qur'an karena hendak bercepat-cepat"

Posting Komentar